Selama
ini pembahasan tentang Tuhan kerap dikemas dengan cara yang rumit, dengan
bahasa yang juga "melangit". Harus diakui tak banyak buku yang berani
membahas Tuhan dengan cara yang remeh, atau dapat dikatakan
sepele. Pembahasan tentang Tuhan yang ditulis dan dibukukan dengan cara
sederhana dan diceritakan dengan bahasa yang tidak rumit rasanya baru kali ini
ditemukan dalam buku God Explained in a Taxi Ride karya Paul
Arden.
Buku yang membahas tentang Tuhan kerap kali dipenuhi dengan banyak
teori rumit atau ditulis dengan bahasa tinggi yang penuh dengan
filosofi. Ironisnya, banyak dari pembahasan tersebut yang bertujuan untuk
memangkas jarak antara manusia sebagai persona dengan konsep (ke)tuhan(an),
justru menjadi sebuah "jarak" baru lantaran rumitnya bahasa yang
disajikan. Lain halnya dengan God Explained in a Taxi Ride,
buku ini ditulis seperti buku anak anak yang penuh dengan gambar gambar lucu
dan hanya berisi 5 atau 6 baris kata di setiap halamannya. Hampir tidak ada
kalimat yang membosankan atau tidak berarti di setiap halamannya. Terbatasnya
halaman di buku ini menuntut penulis untuk menuliskan idenya dengan sederhana,
lugas, singkat tetapi bermakna. Paul Arden berhasil menuangkan idenya tentang
subyek yang sangat serius dengan cara dan bahasa yang tidak muluk muluk.
Buku ini dapat dijadikan suatu bukti bahwa pembahasan soal Tuhan
tidak selalu harus rumit dan serius. Kita bahkan bisa memahami konsep atau ide
soal Tuhan dalam waktu yang sangat singkat dan bahkan di mana pun. Sesuai
dengan judul buku ini bahkan Tuhan bisa dipahami hanya dalam sekali perjalanan
taxi.
God
Explained in a Taxi Ride sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dengan
judul yang sama. Tidak ada perbedaan yang mencolok antara versi asli dan
terjemahannya, bahkan versi bahasa Indonesia terkesan lebih lucu dan menohok
dari versi asli nya. Sayangnya, meski buku ini merupakan suatu terobosan baru
yang sangat menarik untuk dibaca, buku ini juga terkesan dangkal karena
tidak ada pijakan teori yang dipakai oleh penulis untuk memperkuat pendapatnya.



0 comments:
Post a Comment